PRINSIP PENGELOLA VS PRINSIP PENGGUNA

Ada 2 ilustrasi.
PERTAMA:
“Kita punya Kas sekian rupiah, mari kita GUNAKAN untuk membiayai kegiatan yang telah diprogramkan.”

KEDUA:
“Kita punya Kas sekian rupiah, mari kita KELOLA untuk membiayai kegiatan yang telah diprogramkan.”

Kata Kunci dalam ilustrasi pertama adalah “Menggunakan”, adapun dalam ilustrasi kedua adalah “Kelola”.

Apakah dua Kata Kunci di atas memiliki makna yang sama?

Silakan cermati pemaparan singkat berikut!

Dalam organisasi setidaknya memiliki 4 unsur, yaitu:

a) sekumpulan orang;
b) ada aturan;
c) ada tujuan; dan
d) ada kerjasama.

Sehingga secara sederhana devinisi Organisasi adalah:
Sekumpulan orang yang diatur untuk bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan bersama.

Kembali kepada pokok bahasan.

Dalam Prinsip Pengguna memiliki 2 batas, yaitu Minimal dan Maksimal.
Batas Minimalnya adalah menggunakan anggaran yang disiapkan untuk MENCUKUPI pembiayaan program yang direncanakan tanpa menggunakan tambahan biaya di luar anggaran yang ada. Artinya, IMPAS atau Saldo Nol.

Batas Maksimalnya adalah jika ternyata anggaran biaya yang telah disiapkan tidak mencukupi, maka akan muncul Devisit Anggaran.
Artinya Saldo Minus.

Dalam Prinsip Pengelola pun sama, ada 2 batas. Minimal dan Maksimal.
Batas Minimalnya adalah menggunakan anggaran biaya sesuai yang telah diprogramkan dengan Saldo Nol. Biasanya, selain pokok anggaran biaya, juga disertai dengan anggaran biaya cadangan, ini sebagai upaya antisipasi.
Jika ternyata anggaran pokok yang disiapkan tidak mencukupi, maka anggaran cadanganlah solusinya. Artinya, tidak memiliki Saldo Sisa, dengan kata lain Saldo Nol.

Adapun batas maksimal dalam Prinsip Pengelola adalah selain anggaran biaya yang telah disiapkan diprioritaskan dapat mencukupi, juga diupayakan agar tidak terpakai semua. Artinya, anggaran yang digunakan hanya pokok, sementara anggaran cadangan tidak terpakai dan statusnya sebagai Sisa atau Saldo Plus.

Berdasarkan pemaparan di atas, jadi jelas bahwa pola pengurusan dan pengelolaan yang berhubungan dengan suatu anggaran biaya ternyata memiliki sejumlah ragam cara.

Pertanyaannya, jika posisi kita selaku pengurus sebuah organisasi atau panitia pelaksana sebuah kegiatan, cara manakah yang kita pilih?
Mari direnungkan!

Demikian semoga bermanfaat dan menginsfirasi.

Mekarwangi, 25/04/2017

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s