Seseorang Terpidana Mati Akan Selalu Berucap Jujur Menjelang “Prosesi” Ajalnya, Mengapa?

Dari sisi Psikologis, seseorang yang akan menghadapi kematian yang tampak nyata di depan mata (misal menjelang eksekusi mati), akan selalu berucap jujur.
Karena hal tersebut adalah wujud kepasrahan diri terhadap takdir yang segera akan dijalani.

Mengapa demikian? Karena ia beranggapan bahwa dirinya sudah tidak akan lagi berurusan dan berkepentingan dengan hal-hal duniawi.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s