Dewasa Belum Pada Saatnya, Maksudnya? (Bagian 2)

Berkaitan dengan kepribadian seseorang, setidaknya ada 3 faktor yang mempengaruhi. Pertama, faktor keturunan (genetika), kedua, faktor pribadi dan ketiga, faktor lingkungan.

A. Faktor Keterunan (Genetika)
Untuk diingat! Bahwa setiap individu mewarisi sifat-sifat dari kedua orangtuanya. Oleh karena itu, pepatah mengatakan, Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya (kecuali pohonnya di pinggir sungai, buahnya jatuh ke sungai. Hanyut…)

B. Faktor Pribadi
Setiap individu memiliki karakter pribadi yang beragam. Karakter ini sangat dipengaruhi oleh situasi dan pola pikir. Ada ungkapan menyatakan, Watak (karakter) adalah permanen dan tidak bisa diubah, sedangkan Sikap bisa dibentuk dan diubah. Pendidikan, pembiasaan dan pengalaman adalah di antara faktor pengubah sikap.

C. Faktor Lingkungan
Sebagai ilustrasi, sebuah kelereng terjatuh ke selokan yang penuh dengan kotoran. Lalu agar kembali bersih, kelereng tersebut disiram seember air bersih.
Apakah kelereng tersebut akan kembali bersih?
Jawabannya adalah Tidak!
Untuk membersihkan kelereng tersebut, ambil dulu dari selokan lalu basuh cukup hanya dengan segelas air bersih.

Apakah arti ilustrasi tersebut?
Silakan renungkan!

Untuk diingat!
Dalam Faktor Lingkungan, dibedakan atas dua unsur, yaitu:
Lingkungan sosial dan lingkungan alam.

1) Lingkungan Sosial
Seseorang yang lahir dan tumbuh besar di keluarga serta lingkungan masyarakat yang aman dan tentram, tentu akan jauh berbeda dalam berbagai hal dibanding dengan anak yang lahir dan tumbuh di lingkungan tidak tentram, seperti rawan konflik-peperangan/tawuran, atau daerah dengan tingkat kriminalitas tinggi.

2) Lingkungan Alam
Seseorang yang lahir dan tumbuh besar di lingkungan yang bersih dan sehat, akan memiliki fisik, karakter dan sikap berbeda dibanding dengan anak yang lahir serta tumbuh di lingkungan tidak sehat, kumuh bahkan berpolusi tinggi. Silakan bandingkan!

(Bersambung…)

Advertisements