Kebahagiaan yang Terenggut Pihak Tak Bertanggungjawab

Kelas V

Pendidikan mencakup berbagai aspek dalam kehidupan. Dalam dunia anak, pendidikan tidak hanya sekedar bimbingan materi pelajaran, melainkan aspek lain seperti penanaman sikap dan nilai.

Di antara unsur yang terkandung dalam penanaman sikap dan nilai bagi anak didik, adalah melatih pola hidup hemat. Ini diwujudkan antara lain dengan anak dilatih untuk menyisihkan sebagian dari uang saku mereka untuk ditabung dalam kegiatan Tabungan Kelas. Adapun yang dimaksud dengan Tabungan Kelas itu sendiri adalah kegiatan menabung yang dilakukan anak (siswa) bersama teman sekelas lainnya dengan cara menyisihkan sebagian dari uang jajan dan dikelola/dipegang oleh pengurus. Kegiatan ini diawali dengan pembentukan pengurus yang cukup hanya terdiri atas Sekretaris dan Bendahara kelas yang dipilih oleh anggota siswa dalam kelas itu sendiri. Sekretaris bertugas untuk menyatat semua uang tabungan yang masuk dan keluar, Bendahara bertugas memegang uang tabungan kelas yang biasanya ditempatkan dalam sebuah celengan.

Adapun penggunaan uang tabungan tersebut ditujukan untuk kegiatan siswa pada akhir tahun, antara lain seperti untuk cadangan uang study tour & perpisahan, atau untuk kebutuhan bekal jajan kegiatan kenaikan kelas (samen) dan sebagainya. Bahkan, tidak jarang dari uang tersebut siswa dapat membeli sendiri pakaian seragam, alat tulis atau digunakan untuk keperluan nanti saat mereka akan masuk kelas pada tahun pelajaran berikutnya.

Secara sadar atau tidak, melalui kegiatan sederhana seperti ini akan memungkinkan diperoleh berbagai manfaat positif, antara lain yaitu:

1. Anak merasa senang dan bahagia saat bersama mereka membuka hasil celengannya pada akhir tahun. Juga mereka akan merasa bangga karena uang yang terkumpul tersebut adalah bukti nyata keberhasilan mereka dalam belajar pengelolaan uang.

2. Tidak hanya anak, orangtua dan guru pun akan ikut merasakan kebahagiaan yang anak-anak mereka alami, sebagai wujud keberhasilan dalam melatih dan membimbing sikap pola hidup hemat.

3. Jika dari uang tersebut digunakan membeli sesuatu yang biasa dipakai anak, selain rasa bangga, juga anak akan lebih berhati-hati dalam menjaga dan menggunakannya.

Kls - 3

Tetapi, harapan tinggallah harapan!
Kebahagiaan yang diidamkan anak-anak kelak, kini hapuslah sudah. Ini disebabkan karena celengan tabungan kelas mereka ada yang membobol. Sebagian besar uang telah raib.

Memang, kejadian seperti ini bukanlah hal yang pertama. Ini telah terjadi dan berulang sama seperti dalam tahun-tahun sebelumnya. Dan, hingga saat ini pun belum ditemukan jejak pelakunya.

Semoga untuk ke depan kejadian seperti ini tidak terulang. Sehingga anak akan lebih bersemangat lagi dalam belajar, yaitu belajar pola hidup hemat.

Demikian semoga bermanfaat dan menginsfirasi.

Penulis:

Acep Sopiyulloh

Advertisements