Aduh! Saya Lupa Nama Ibukota Indonesia Dulu, Setelah Jakarta

Ceritanya, hari tadi saya membimbing pembahasan soal-soal Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) bekas beberapa tahun lalu. Kebetulan untuk hari tadi adalah pelajaran IPS.

Ada hal yang membuat saya cukup kerepotan. Ini karena ada sebuah soal yang memang saya lupa akan jawabannya (kunci jawaban sudah tidak ada). Dalam soal tersebut, ditanyakan nama ibukota Indonesia setelah Jakarta.

Seingat saya, ada 2 kota untuk menjawab soal tersebut, yaitu: DI. Yogyakarta dan Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Tetapi, soal tersebut berupa isian singkat dan hanya membutuhkan 1 nama kota saja dengan opsi yang paling tepat. Sehingga terpaksalah untuk soal nomor tersebut saya pending dulu sambil mencari di sejumlah buku referensi, termasuk searching via Mbah Google tentunya.

Akhirnya, jawaban pun ditemukan. Yaitu D.I. Yogyakrta.

Ibukota Indonesia karena alasan keamanan pernah dipindahkan dari Jakarta ke kota lain sebab adanya serangan Belanda setelahnya Indonesia merdeka. Kota tersebut adalah D.I. Yogyakarta, tepatnya dipindahkan pada 4 Januari 1946.

Kemudian, karena DIY dikuasai Belanda akibat Agresi Militer Belanda I tanggal 21 Juli 1947 yang bertujuan untuk menjajah kembali Indonesia, maka Ibukota Indonesia pun dipindahkan lagi ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat, sebagai pemerintahan darurat sementara.

NB:
Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948.

Demikian tulisan ini semoga bermanfaat.

Penulis:
Acep Sopiyulloh

Advertisements